Rawat Prostat Hidup Nikmat

| | 0 comments


Meski ukurannya kecil, prostat bisa memberi banyak masalah buat pria. Beberapa pria mungkin akan berpikir lebih baik barang kecil itu dihilangkan saja daripada bikin masalah.

Namun, barangkali ini adalah bagian yang harus diterima para pria. Bukankah sebagai pria, setiap bulan tidak perlu mengalami persoalan menstruasi yang seringkali pula menyakitkan dan tidak menyenangkan? Lalu, sebagai balasannya, di usia tua, kesulitan dengan prostat adalah harga yang harus dibayarkan.

Kelenjar prostat memang kecil. Kira-kira sebesar buah kenari. Terletak di antara kandung kemih dan penis, membungkus saluran kencing atau ureter, tepat di pintu saluran yang masuk ke kandung kemih. Bila kelenjar prostat membesar, dengan sendirinya akan menyumbat saluran uretra prostat, seakan menyumpal saluran kemih dan menghambat aliran urin. Itu sebabnya, pria yang mengalami pembesaran prostat sering merasa aliran urinnya melemah.

Secara fungsional, posisi prostat di dalam lipat paha ini sangat masuk akal karena tujuan utamanya adalah membantu proses berlangsungnya aktivitas seksual.

Tugas utama prostat adalah memproduksi cairan yang 90 persen akan menjadi semen saat ejakulasi terjadi. Begini mekanismenya: saat seorang pria terangsang, sperma mengalir dari testikel (buah pelir) naik melewati saluran yang disebut vas deferens. Saluran ini akan masuk menuju kandung kemih di dekat prostat, dan sperma akan bercampur dengan semen yang diproduksi prostat di kantung prostat. Lalu, saatnya ejakulasi, boommm! Semua cairan itu keluar lewat saluran kencing.

Lantas, apa fungsi cairan yang diproduksi prostat atau semen? Mereka dicampur dengan sperma saat sperma transt di kantong prostat, agar sperma bisa terlindung dari enzim-enzim tidak menguntungkan yang dimiliki si wanita saat berada di uterus. Juga berfungsi sebagai bahan kimia yang dapat merangsang cervix wanita sehingga terasa rileks.

Sebab itu, kelenjar prostat juga diperhitungkan sebagai area yang sensitif bagi pria untuk dirangsang saat berhubungan intim. Saat cairan itu keluar tanpa sperma, semen itu bisa dipakai sebagai pelicin yang bisa digunakan secara menual untuk menstimulasi organ intim.

Readmore..

Karya Tulis Ilmiah "Gambaran Faktor Faktor Pencetus Penyakit Asma"

| | 0 comments


      Asma adalah suatu kondisi dimana jalan udara dalam paru-paru meradang hingga lebih sensitif terhadap faktor khusus (pemicu) yang menyebabkan jalan udara menyempit hingga aliran udara berkurang dan mengakibatkan sesak napas dan bunyi napas mengikik (Professor Jon Ayres, 2003). 

     Secara global satu dari 20 orang mengidap asma. Diperkirakan total jumlah pengidap asma di dunia 300 juta orang. Kejadian asma meningkat pada anak-anak dan orang dewasa dalam dekade terakhir. Proporsi kejadian asma terus meningkat di kawasan urban, diperkirakan dari 45 persen menjadi 59 persen tahun 2025. Saat ini asma menjadi satu dari sejumlah penyakit kronis yang umum diderita penduduk dunia. Asma adalah penyakit paru-paru kronis yang ditandai dengan gejala khas kesulitan bernapas. Gejala bervariasi dari satu orang ke orang lain (bersifat individu). Pada laporan itu disebutkan, kasus kejadian asma terus meningkat di tahun mendatang. Hal ini menjadi penanda bahwa asma merupakan penyakit pernapasan kronis di dunia. Peningkatan ini tampak pada masyarakat yang mengadopsi gaya hidup Barat dan urban. Masih merupakan perkiraan, para ahli memperhitungkan ada penambahan 100 juta pengidap asma pada tahun 2025. 

     Pada orang yang peka, setiap faktor pemicu dapat mencetuskan serangan asma. Setiap orang dapat mengenali dengan segera faktor apa yang berpengaruh padanya. Faktor pemicu asma adalah olahraga, allergen, asap, debu, bau menyengat, pilek, virus, emosi, stress, cuaca, dan polusi (Professor Jon Ayres, 2003). Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penderita asma di dunia diperkirakan mencapai 300 juta orang dan diperkirakan meningkat hingga 400 juta pada tahun 2025. 

     Hasil penelitian International Study on Asthma and Alergies in Childhood pada tahun 2005 menunjukkan, di Indonesia prevalensi gejala penyakit asma melonjak dari sebesar 4,2 % menjadi 5,4 %. Selama 20 tahun terakhir, penyakit ini cenderung meningkat dengan kasus kematian yang diprediksi akan meningkat sebesar 20 % hingga 10 tahun mendatang. WHO memperkirakan di tahun 2005 terdapat 255 ribu penderita meninggal dunia karena asma.

     Yayasan Penyantun Anak Asma (Yapnas) Indonesia dalam rangka memperingati Hari Asma Sedunia 2009 mengadakan Bakti Sosial di kantor kelurahan Marunda Jakarta Utara tanggal 17-5-2009 dr. Yusharmen mengatakan di seluruh dunia terdapat 100-150 juta penderita asma. Sedangkan di Indonesia menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) terdapat 4% prevalensi Asma. Dengan jumlah penduduk Indonesia 240 juta berarti terdapat sekitar 10 juta penderita asma di Indonesia, dimana sebagian besar adalah anak-anak.

     Prevalensi asma pada anak di Indonesia cukup tinggi, terutama di kota-kota besar, hingga mencapai hampir 17 %. Menurut laporan ahli internasional pada peringatan hari asma sedunia 04 Mei 2004 yang lalu, yang bertema Burden of Asthma, prevalensi asma di dunia akan meningkat beberapa tahun mendatang. Di tahun 2005 di perkirakan penderita asma di seluruh dunia akan mencapai 400 juta orang, dengan pertambahan180.000 setiap tahunnya (Vitahealth, 2006).
selengkapnya download filenya  Di sini

Tags : Karya Tulis Ilmiah, Asma, Faktor Pencetus Asma 

Readmore..

Terapi Aktivitas Kelompok

| | 0 comments


Dasar Pemikiran

Klien yang dirawat di rumah sakit jiwa atau ruang jiwa umumnya dengan keluhan tidak dapat diatur di rumah, misalnya amuk, diam saja, tidak mandi, keluyuran, mengganggu orang lain dan sebagainya. Setelah berada dan dirawat di rumah sakit, hal yang sama sering terjadi banyak klien diam, menyendiri tanpa ada kegiatan. Hari – hari perawatan dilalui dengan makan, minum obat dan tidur. Ada di antara klien yang dengan inisiatif sendiri mencari perubahan situasi dengan jalan – jalan di rumah sakit namun ada diantara mereka yang tidak tahu jalan pulang sehingga jika tertangkap ia dicap sebagai klien yang melarikan diri kemudian dimasukan lagi ke dalam ruang isolasi. Apa sebenarnya yang dilakukan klien??

Terapi aktivitas kelompok merupakan salah satu tindakan keperawatan untuk klien gangguan jiwa. Terapi ini adalah terapi yang pelaksanaannya merupakan tanggung jawab penuh dari seorang perawat. Oleh karena itu seorang perawat khususnya perawaat jiwa haruslah mampu melakukan terapi aktivitas kelompok secara tepat dan benar.

Untuk mencapai hal tersebut di atas perlu dibuat suatu pedoman pelaksanaan terapi aktivitas kelompok seperti terapi aktivitas kelompok sosialisasi, penyaluran energi, stimulasi sensori dan orientasi realitas.

Tujuan

Terapi aktivitas kelompok adalah suatu upaya untuk memfasilitasi psikoterapis terhadap sejumlah klien pada waktu yang sama untuk memantau dan meningkatkan hubungan interpersonal antar anggota.

Secara umum tujuan terapi aktivitas kelompok adalah meningkatkan kemampuan uji realitas melalui komunikasi dan umpan balik dengan atau dari orang lain, melakukan sosialisasi, meningkatkan kesadaran terhadap hubungan reaksi emosi dengan tindakan atau perilaku denfensif, dan meningkatkan motivasi untuk kemajuan fungsi kognitif dan afektif. Secara khusus tujuannya adalah meningkatkan identitas diri, menyalurkan emosi secara konstruktif, meningkatkan ketrampilan hubungan interpersonal atau social.

Di samping itu tujuan rehabilitasinya adalah meningkatkan ketrampilan ekspresi diri, social, meningkatkan kepercayaan diri, empati, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pemecahan masalah.

Readmore..
free web site traffic and promotion
 
© Copyright 2010. yoedhasflyingdutchman . All rights reserved | yoedhasflyingdutchman is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com